Rabu, 26 Oktober 2016

THE REGIONALISM IN LATIN AMERICA


THE REGIONALISM IN LATIN AMERICA
AND THE ROLE OF THE USA
By
Philippe De Lombaerde and Luis Jorge Garay

Di dalam artikel ini menceritakan tentang regionalisme di Amerika Latin dan peran dari United State of America (USA) atau yang biasa disebut sebagai negara Amerika. Pada permulaan abad ke-21, regional amerika latin menemukan dirinya di dalam sebuat posisi kritis dalam pergerakan yang dari sana  terdapat kesulitan-kesulitan dalam memprediksi atau melihat masa depan mereka. Perbedaan kejadian mungkin akan terlihat, beberapa negosiasi atau perundingan di level yang berbeda dan terkait tumpang tindih yang sedang terjadi. Perubahan komposisi dari kekuatan koalisi dan lemahnya kesepaham sosial di dalam perbedaan kontribusi negara menjadi tidak pasti.
 Di dalam artikel ini menggambarkan kekuatan eksternal seperti politik Amerika, Uni Eropa, atau dinamika negosiasi di dalam multilateral level atau banyak negara yang membuat suatu kesepakan dalam suatu hal, juga memaikan sebuah peran yang penting. Itu mungkin, bagaimanapun, yang ada di dalam Amerika Latin, serta di seluruh dunia. Macro-regional[1] akan meningkatkan kepentingan sebagai sebuah level pemerintahan dan pengelolaannya. Pengalaman di dalam perbedaan bagian-bagian dari dunia yang mengindikasikan bahwa regionalisme tidak hanya memiliki keuntungan tapi juga sedang menguntungkan kepentingan. Tapi itu juga membutuhkan karakteristik baru. Di dalam artikel ini merujukan sebagai regionalisme baru.
Tidak perlu lagi mengatakan tentang sifat “baru” merujuk pada sebuah dimensi temporal atau baru.  Bahwa regional baru (“New” Regional)  yaitu berbeda dengan regionalisme lama karena pandangan tentang dirinya sendiri berbeda periode waktu dengan regionalisme lama. Secara umum ini bisa diterima bahwa regionalisme baru ini dibutuhkan pada tahun 1980an dan mengambil implus atau rangsangan yang luar biasa. Dengan berubahnya Eropa Timur dan selesainya perang dingin. Dengan logika ini, regional baru merujuk sebagai gelombang “baru” (“new” wave) tentang regional, sebuah generasi “baru” (“new” regional) dari sebuah kesepakan regional baru. Dan lain-lainya, bagaimanapun, menurut Hettne (1999,8-9), pengidentifikasi dari sebuah struktur dari regionalisasi merupakan lebih relevan daripada pengindetifikasian dari sebuah zaman dari regionalisasi (Phillipe De Lombaerde and Luis Jorge Garay, 2011).

Bibliography

Phillipe De Lombaerde and Luis Jorge Garay. (2011). THE REGIONALISM IN LATIN AMERICA AND THE ROLE OF USA. Los Angles: University of Los Angles Press.



[1] Makro-regional level merujuk agar membedakannya dari mikro-regional level, di dalam tulisan ini makro-regional dan regional dianggap sinonim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar