Rabu, 26 Oktober 2016

Kediktatoran Pihak Gereja Dalam Abad Pertengahan Melahirkan Paham Sekuler


Kediktatoran Pihak Gereja Dalam Abad Pertengahan Melahirkan Paham Sekuler
By MUHAMMAD AFRIZAL
Abstrak
Pemikiran manusia pada Abad Pertengahan ini mendapat doktrinasi dari gereja. Midlle Age merupakan zaman dimana Eropa sedang mengalami masa suram. Berbagai kreativitas sangat diatur oleh gereja. Dominasai gereja sangat kuat dalam berbagai aspek kehidupan. Dan segala perkembangan pengetahuan sangat dibatasi, dan apabila ada ilmuwan yang berani menentang keputusan gereja maka akan mendapatkan balasan yang kejam. Dan berlangsungnya kejadian ini dengan kurun waktu yang lama memunculkan fobia pada agama, dan orang-orang di Eropa berusaha untuk memisahkan atau bahkan membuang agama dalam perkembangan ilmu pengetahuan.
Key words : Abad Pertengahan, kekuasaan gereja, perkembangan ilmu, Abad Kebangkitan.



A.                 Abad pertengahan
Sejarah abad kegelapan Abad pertengahan adalah periode sejarah yang terjadi di daratan Eropa yang ditandai sejak bersatunya kembali daerah bekas kekuasaan Kekaisaran Romawi Barat pada abad ke-5 hingga munculnya monarkhi-monakhi nasional. Dimulainya penjelajahan samudera, kebangkitan humanisme, serta reformasi Protestan dengan dimulainya pemisahan agama dan pengetahuan pada zaman renaisance  pada tahun 1517. Abad pertengahan diwarnai dengan kesan-kesan yang tidak baik. Hal ini mungkin disebabkan oleh banyaknya kalangan yang memberikan kritikan kepada abad pertengahan sebagai periode buram sejarah Eropa mengingat dominasi kekuatan agama yang begitu besar sehingga menghambat perkembangan ilmu pengetahuan, prinsip-prinsip moralitas yang agung membuat kekuasaan agama menjadi begitu luas dan besar di segala bidang.  

B.                 Kekuasaan Gereja pada abad pertengahan
Abad pertengahan merupakan abad kebangkitan religi di Eropa. Pada masa ini agama berkembang dan mempengaruhi hampir seluruh kegiatan manusia, termasuk pemerintahan. Sebagai konsekuensinya, sains yang telah berkembang di zaman klasik dipinggirkan dan dianggap sebagai ilmu sihir yang mengalihkan perhatian manusia dari pemikiran ketuhanan.
Eropa dilanda Zaman Kegelapan sebelum tiba Zaman Pembaharuan. Yang dimaksud Zaman Kelam atau Zaman Kegelapan ialah zaman masyarakat Eropa menghadapi kemunduran intelektual dan kemunduran ilmu, juga dianggap sebagai tidak adanya prospek yang jelas bagi masyarakat Eropa. Keadaan ini merupakan wujud kekuasaan agama, yaitu gereja Kristiani yang sangat berpengaruh. Gereja serta para pendeta mengawasi pemikiran masyarakat serta juga politik. Mereka berpendapat hanya gereja saja yang pantas untuk menentukan kehidupan, pemikiran, politik dan ilmu pengetahuan. Keyakinan Kristiani yang mendominasi di masa Abad Pertengahan ini, menjadikannya tidak boleh atau tidak mudah untuk dapat dikritiki, sekaligus membuat kedudukan mereka yang berada dalam struktur otoritas agamanya menjadi tinggi dan tak dapat disalahkan. Dan karenanya ini juga membuat mereka makmur secara ekonomi juga sebagai pemegang mandat negara dengan mandat Otokrasi dan Teokrasi Kristiani. Di saat Zaman ini, segala keputusan pemerintah dan hukum negara tidak diambil berdasarkan demokrasi di parlemen seperti ketika zaman Kekaisaran Romawi. Keputusan tersebut diambil oleh majelis dewan Gereja.






C.                 Perkembangan Ilmu pada abad Pertengahan
Pada zaman ini pula kaum cendekiawan yang terdiri daripada ahli-ahli sains merasa mereka ditekan dan dikawal ketat oleh gereja dalam mengemukakan pendapat diruang publik. Pemikiran mereka pun ditolak dan timbul ancaman dari gereja, yaitu siapapun yang mengeluarkan teori yang bertentangan dengan pandangan gereja akan ditangkap dan didera, malah ada yang dibunuh. segala keputusan pemerintah dan  hukum negara tidak diambil berdasarkan demokrasi di parlemen seperti ketika zaman kekasiaran Roma. Keputusan tersebut diambil oleh majelis dewan Gereja. Tidak setiap individu berhak berpendapat, karena pada zaman itu yang berhak mengeluarkan pendapat-keputusan adalah para ahli agama. Bahkan segala sesuatu yang bertentangan dengan penafsiran dewan gereja merupakan pelanggaran hukum berat. Akibatnya setiap inovasi yang berasal dari kaum ilmuan selalu digagalkan oleh dewan gereja. Ya itu tadi pokoknya bila dewan gereja tidak paham dan tidak memiliki dasar argumen yang kuat di dalam injil maka inovasi tersebut merupakan perkara pelanggaran agama berat. Salah satu yang menjadi korbannya adalah Nicholas Coppernicus yang berakhir tragis akibat teorinya yang mengatakan akibat terlalu banyak intervensi dewan Gereja pada sendi-sendi kehidupan, termasuk juga pelarangan terhadap temuan maupun inovasi baru yang tidak ada pada injil maka akhirnya terjadi stagnasi ilmu pengetahuan.
D.                 Renaissanse
Renaissanse adalah abad dimana kesempatan untuk melepaskan dogma agama (dalam hal ini Kristen) dari kehidupan dan juga dalam proses keilmuan. Pada abad pertengahan itu manusia dianggap kurang dihargai sebagai manusia. Dan pada masa sebelumnya kebenaran diukur berdasarkan ukuran dari gereja (kristen), bukan menurut ukuran yang dibuat oleh manusia. Dan pada zaman ini juga muncul paham sekuler, yang mana ajaran ini mengajarkan memisahkan dogma agama yang mengikat dan menggunakan kekuasaan yang mengatas namakan agama untuk kepentingan pribadi atau golongan petinggi gereja saja. Dan membebaskan fikiran untuk berfikir sebebas-bebasnya tanpa  rasa takut lagi penemuannya atau inovasinya terhalang oleh ayat-ayat Tuhan. Dan benar saja semenjak meninggalkan  dogma-dogma yang mengikat itu banyak perkembangan pengetahuan yang pesat dan munculnya ilmuwan-ilmuwan seperti : Melahirkan tokoh-tokoh pemikir seperti Leonardo de Vinci yang terkenal sebagi pelukis, pemusik dan ahli falsafah serta jurutera. Michelangelo merupakan tokoh seni, arkitek, jurutera, penyair dan ahli anotomi. Melahirkan ahli-ahli sains terkenal seperti Copernicus danGalileo. Melahirkan ahli matematika seperti Tartaglia dan Cardan yang berusahamenghuraikan persamaan ganda tiga. Tartaglia orang pertama yang menggunakan konsepmatematika dalam ketenteraan yaitu mengukur tembakan peluru mariam. Cardan terlibatdalam penghasilan ilmu algebra. Dan ini semua adalah hasil dari kebobrokan petinggi gereja yang membuat masyarakat eropa memiliki trauma tersendiri dengan agama.







Referensi :




Jujun S. Suryasumantri. 2010. Filsafat Sebuah Pengantar Populer. Jakarta:Pustaka Sinar Harapan. hlm. 261

Drs. Surajiyo. 2013. Filsafat Ilmu. Jakarta: PT Bumi Aksara

Tafsir, Ahmad. 2007.Filsafat Umum. Bandung:Remala Rosdakarya

Higgin, Graham. 2004.Sejarah Filsafat Ilmu. Jogjakarta:Bentang.

               

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar