Indonesia
di tengah arus Globalisasi
By Muhammad Afrizal
Indonesia
merupakan negara multikultural yang kaya akan kebudayaan,ras dan agama, negara
yang heterogen ini seharusnya menjadi kelebihan tersendiri bagi indonesia
dibanding negara lainnya, berasaskan atas semboyan “bhineka tunggal ika”
indonesia dapat bersatu di bawah satu pemerintahan dengan beragam perbedaan
yang ada, di zaman modern ini dimana zaman yang menganggap ideologi telah mati
dan ketinggalan zaman, akan tetapi nasionalisme itu sendiri adalah sebuah
ideologi maka dari itu membicarakan perihal nasionalisme dianggap sudah
ketinggalan zaman dan seperti menggali kuburan yang cukup jauh dari dataran,
karena ideologi bangsa benar-benar telah dikubur rapat-rapat sehingga potensi
dari anak bangsa yang bersinar seperti dahulu kala para pemuda-pemuda pendiri
bangsa sulit sekali kita menemukan di zaman sekarang.
Globalisasi
telah menghilangkan batas dan waktu dari setiap invidu di dunia ini,
globalisasi merupakan keniscayaan dari kemajuan teknologi dan SAINS, yang
berdampak juga pada perwujudan pasar bebas yang katanya dapat menghilangkan
ketegangan antara barat dan timur sehingga diharapkan akan menjadikan homogenitas
dari setiap individu di dunia ini, akan tetapi homogen dalam hal menuju pada
hedonisme,materialisme bahkan pragmatisme.
Identitas
bangsa merupakan hal yang penting disaat globalisasi pada dunia modern seperti
ini, kekayaan material maupun kebudayaan adalah nilai lebih dari bangsa kita.
Sumber daya alam yang berlimpah,negara maritim, dan letak geografis yang strategis
seharusnya menjadikan kita negara kuat yang mandiri yang dapat memenuhi segala
kebutuhan bangsa, akan tetapi sumber daya manusia yang tunakualitas tidak dapat
maksimal memanfaatkan sumber daya tersebut.
Sumber daya manusia merupakan isu sentral mengapa negara kita statis
disaat negara yang lain bergerak dinamis mengikuti perkembangan zaman. Tanah
dan bangsa kita hanya menjadi lahan dari pihak asing, sehingga membuat kerugian
besar bagi negara kita.
Sumber daya
manusia yang maju adalah sebuah harapan bagi bangsa kita untuk memajukan
indonesia di masa depan, anak bangsa yang kini lebih terpelajar dibandingkan
generasi sebelumnya diharapkan dapat mengambil palajaran dari apa yang terjadi
kini. Identitas bangsa yang telah hilang diharapkan dapat kembali bersinar di
dunia internasional sebagaimana bangsa indonesia dulu yang dikenal sebagai
bangsa yang merdeka atas usahanya sendiri bukan kemerdekaan sebuah pemberian
belaka.
Kemajuan
dalam sumber daya manusia dan kembali tumbuhnya rasa nasionalisme pada anak
bangsa akan membuat generasi sebagaimana generasi perjuangan kemerdekaan
dahulu, dan akan membuktikan pada dunia bahwa di era globalisasi dan post
modern yang akan datang bahwa bangsa kita tetap akan mempertahankan
identitasnya yang berideologikan pancasila. Nasionalisme lahir disaat bangsa
kita dijajah oleh kolonialisme akan tetapi kedepan singa yang sedang tidur ini
akan bangkit lagi sebagai anti tesis dari globalisasi modern yang mengarah pada
materialisme dan konsumerisme semata. Dengan seumber daya manusia yang maju dan
sumber daya alam yang kaya akan membuat negara kita bersinar di mata dunia dan
kita sebagai penerus bangsa lah yang harus membuktikannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar