Rabu, 26 Oktober 2016


Cold War
By Muhammad Afrizal
Pendahulan
            Review ini ditulis untuk memenuhi tugas mingguan dari mata pelajaran “Sejarah Dunia” dengan dosen pengampu Puti Parameswari. Review ini akan membahas seputar Cold War atau Perang Dingin pasca Perang Dunia Kedua. Penulisan review ini menggunakan referensi dari buku dan web terkait yang dapat dipercaya. Adapun harapan dan tujuan dari penulis dalam pembuatan Review ini untuk menambah Ilmu Pengetahuan kita mengenai Perisitiwa Penting terdahulu serta mempengaruhi tatanan Negara-negara saat ini.
            Pembahasan Cold War kali ini akan dibagi menjadi beberapa tahap, Yaitu. Pengertian Cold War, Aktor-Aktor Penting Cold War, Strategi Politik, dan metode perang dalam Cold War. dan di akhir review ini, penulis akan mengambil kesimpulan dari data yang telah dipaparkan.
Pengertian Cold War
            Cold War atau Perang Dingin adalah perang yang terjadi pasca perang Dunia Kedua. Perang Dingin ini merupakan Proxy war atau perang tidak langsung atau –dapat dikatakan- perang boneka dimana ada dalang dibalik perang tersebut. Cold War merupakan peristiwa penting karena pada saat ini penyebaran 2 ideologi besar yang berlawanan satu sama lain, yaitu. Paham liberal oleh AS (Amerika Serikat), dan Paham Komunis oleh US (Uni Soviet namun sekarang Rusia). Dan dua ideologi ini menjadi yang paling banyak di anut oleh negara di dunia sekarang.
Setelah perngaruh dari Ideologi tersebut, hal itu akan berlanjut pada pembentukan aliansi atau sekutu. Seperti NATO, PAKMACAWA, CENTO, SEATO, dan Pasifik Selatan. Pembentukan aliansi ini –di sudut pandang lain– menciptakan kerja sama dalam bidang Ekonomi, budaya, kemanan, dan kemiliteran untuk menghindari Hegemoni, Namun juga menciptakan supremasi kekuasaan negara terkait menjadi lebih ditakuti dan disegani. Cold War menjadi ajang oleh negara-negara besar untuk memperluas pengaruh dan kekuasaannya kepada negara lain, hal itu tidak lain adalah bentuk dari Strategi Politik demi tercapainya Grand Design yang telah direncanakan.
Aktor-Aktor penting Cold War
            Terlepas dari proses terjadinya Cold war. Pastinya ada pihak penting terkait peristiwa tersebut. Aktor-Aktornya ialah negara yang membawa 2 paham Ideologi besar, yaitu. AS dan US. AS yang kala itu menjadi negara superpower pasca perang dunia kedua karena telah mengakhiri perang dengan menjatuhkah Nuklir di Hiroshima dan Nagasaki Jepang. AS berhasil menunjukkan diri bahwa AS memiliki Hard Power atau kekuatan kemiliteran yang kuat dan perllu diperhitungkan. Dan hal itu juga memberikan peluang bagi AS untuk memperluas kekuasaan atau intervensinya dengan dalih membentuk kerjasama dan paham liberalnya. US juga sebagai negara terbesar kala itu memberikan dampak yang kuat dan kian meluas kepada negara-negara non-blok. Jika AS memberikan pengaruhnya terutama di benua Amerika dan Afrika. Maka US menggencarkan pahamnya di benua Eropa dan Asia.
            Kedua Aktor inilah menjadi mata tombak atas Cold War. Oleh karena itu, AS dan US menjadi dalang atas Proxy War. Seperti perang Vietcong di  Vietnam. Dimana Vietnam mulai menganut paham komunis US. AS langsung menyerang Vietnam untuk menghentikan paham tersebut. Namun, AS kalah dalam pertempuran karena taktik Gerilya yang diterapkan oleh Vietnam. Dan juga pembagian negara sekarang merupakan hasil dari pengaruh AS dan US. Seperti pembagian Korea Utara dan Korea Selatan, dimana Korea Utara dipengaruhi oleh US, dan Korea Selatan dipengaruhi oleh AS.
Strategi Politik
            Strategi Politik yang digunakan dalam perang dingin pada masing-masing pihak yaitu dengan mengambil negara-negara kecil untuk menjadi pendukung kedua belah pihak seperti pembagian negara-negara kecil yang terjadi pada Vietnam yang menjadi dua kubu ; Vietnam Timur dan Vietnam Barat yang menganut ideology masing-masing dll. Sehingga dalam menjalankan peperangan ini tidak ada yang berkutik sedikit pun, berdampak hingga saat ini dan masih berlangsung.
Metode Cold War
            Metode yang dipakai dalam perang ini berganti-ganti dengan macam-macam bentuk dan persi. Beberapa cara yaitu : 1). Proxy War 2). Arms Race 3). Space War . Proxy War merupakan perang yang dilakukan dengan cara tidak langsung yang membuat negara yang diserang terdiam membeku, dengan membuat proyek dalam pembuatan nuklir dengan contoh ketika Kuba membuat ranjau-ranjau nuklir disetiap distric di Kuba yang mengancam gerakan AS untuk menguasai negara tersebut yang diperkasai oleh negara Uni Soviet.
            Sedangkan Arm Race merupakan peperangan yang dilakukan dengan cara mempersatukan kekuatan dengan dukungan penuh oleh negara-negara yang telah terpengaruhi dengan ideology masing-masing sehingga tak sedikit yang menyadari adanya peperangan dan perpecahan akibat kedua Negara Adikuasa tersebut.
            Yang terakhir yaitu Space War yang digunakan dengan cara memberikan ancaman sehingga negara lawan terpaku diam tidak dapat berkutik, dengan berbagai banyak contoh yang ada seperti isu kontemporer yaitu Korea Utara yang mengancam AS dengan membuat proyek peluncuran nuklir ke kota New York dan Korea Selatan yang mempersiapkan tentara dengan jumlah yang banyak diperbatasan Korea Utara dan Korea Selatan, untuk mempersiapkan diri apabila ada serangan tiba-tiba.
Kesimpulan

            Sebuah perang tidak akan pernah terjadi apabila diantara berbagai pihak menjalani nasib, ideology, dan kepentingan yang sama. Dapat kita simpulkan bahwa perang merupakan salah satu cara untuk mempengaruhi negara yang berlainan pendapat maupun ideology. Yang sebelumnya perang dilakukan dengan cara fisik pada Perang Dunia Ke-I dan Perang Dunia Ke-II hingga akhirnya dilanjutkan dengan perang ideology, yang lebih mempunyai pengaruh kepada negara-negara kecil dan berkembang sehingga tidak dapat dihentikan hingga saat ini dan masih berlanjut, sebelum apa-apa yang diinginkan tercapai khususnya kedua negara besar yaitu AS dan US. Dalam peperangan dimana pun dan kapan pun takkan pernah terlepas dari beberapa metode- metode yaitu : 1). Proxy War 2). Arms Race 3). Space War .              

Tidak ada komentar:

Posting Komentar